Rp. 77.000 ǀ
Penerbit CV BATANG ǀ
Pengarang
Noorhidayati
Hardiansyah ǀ
Editor
Prof. Dr. H. Aminuddin Prahatama Putra, M.Pd.
Desain Sampul : Halimudair, S.Pd. ǀ
Keterangan Buku
Jumlah Halaman 256 halaman
Ukuran Buku 15,5 cm X 23 cm
Harga Jual Rp. 77.000
No ISBN 978-623-97799-8-6
Sinopsis
Ilmu adalah pengetahuan - pengetahuan yang berasaskan kenyataan dan telah disusun dengan baik. Ilmu bukan sekadar pengetahuan (knowledge), tetapi merangkumi sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu.
Secara umum, pengetahuan ini diperoleh dari pengalaman, dimiliki oleh manusia, yaitu pengetahuan tentang hal-hal yang berlaku umum dan tetap serta pasti, utamanya tentang hal-hal yang dipergunakan untuk keperluan sehari-hari. Ilmu merupakan suatu pengetahuan, sedangkan pengetahuan merupakan informasi yang didapatkan dan segala sesuatu yang diketahui manusia. Maka dari itu ilmu dan pengetahuan memiliki keterhubungan satu sama lain. Ilmu berkembang karena adanya penelitian yang berkesinambungan.
Penelitian merupakan proses kreatif untuk mengungkapkan suatu gejala melalui cara tersendiri sehingga diperoleh suatu informasi. Pada dasarnya, informasi tersebut merupakan jawaban atas masalah-masalah yang dipertanyakan sebelumnya. Oleh karena itu, penelitian juga dapat dipandang sebagai usaha mencari tahu tentang berbagai masalah yang dapat merangsang pikiran atau kesadaran seseorang.
Langkah pertama yang harus dilakukan seorang peneliti adalah mengidentifikasi dan merumuskan masalah. Untuk meningkatkan kemampuan melihat suatu masalah yang perlu diteliti, seorang peneliti harus giat mencari masalah dari sumber-sumbernya. Masalah biasanya dirumuskan dalam bentuk pertanyaan, jelas dan padat, dan merupakan dasar dalam membuat hipotesis dan judul penelitian.
Selanjutnya peneliti melaklukan kajian pustaka. Kegiatan penyusunan kajian pustaka bertujuan mengumpulkan data dan informasi ilmiah, berupa teori-teori, metode, atau pendekatan yang pernah berkembang dan telah di dokumentasikan dalam bentuk buku, jurnal, naskah, catatan, rekaman sejarah, dokumen-dokumen, dan lain-lain yang terdapat di perpustakaan. Selain itu, kajian ini dilakukan dengan tujuan menghindarkan terjadinya pengulangan, peniruan, dan plagiat.
Langkah selanjutnya adalah menetapkan populasi dan sampel penelitian. populasi adalah keseluruhan objek penelitian yang terdiri dari manusia, benda-benda, hewan, tumbuh-tumbuhan, gejala-gejala, nilai tes, atau peristiwa-peristiwa sebagai sumber data yang memiliki karaktersitik tertentu di dalam suatu penelitian. Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Bila populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi, misalnya karena keterbatasan dana, tenaga dan waktu, maka peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi itu.
Langkah berikutnya adalah menetapkan Teknik dan instrument pengambil data. Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling utama dalam proses penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Teknik pengumpulan data yang diperlukan disini adalah teknik pengumpulan data mana yang paling tepat, sehingga benar-benar didapat data yang valid dan reliable.Instrumen pengumpulandata adalah alat bantu yang dipilih dan digunakan oleh peneliti dalam kegiatannya mengumpulkan data agar kegiatan tersebut menjadi sistematis dan mudah.
Peneliti perlu menetapkan metode yang digunakan dalam penelitian. Adanya beragam metode penelitian, antara lain Metode Penelitian Deskriptif, Metode Penelitian Eksperimen, Metode Penelitian Kausal Komparatif, Penelitian Dan Pengembangan, dan Penelitian Tindakan Kelas.
Setelah data terkumpul , data tersebut perlu dilakukan analisis. Analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi, dengan cara mengorganisasikan data ke dalam katagori, menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun kedalam pola, memilih mana yang penting dan mana yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh sendiri maupun orang lain. Teknis analisis data tergantung jenis penelitian yang digunakan, untuk itu perlu dipelajari lebih dalam cara menganalisisnya.
Bila sudah dilakukan analisis data, maka langkah selanjutnya adalah membuat laporan penelitian. Kemampuan menyusun Laporan penelitian sangat penting untuk menyelesaikan dan mempertanggungjawabkan suatu kegiatan atau proyek penelitian. Setelah penelitian dilakukan, disusun laporan untuk disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Oleh karena itu selain kemampuan menyusun Laporan juga perlu dimiliki kemampuan menulis laporan penelitian. Dalam kaitannya dengan penyelesaian studi di perguruan tinggi, penyusunan Laporan penelitian adalah langkah awal tatkala seorang mahasiswa bermaksud menyusun suatu skripsi (S1), tesis (S2), dan disertasi (S3). Sedangkan laporan penelitiannya itu sendiri adalah hasil karya ilmiah berupa skripsi, tesis, dan disertasi yang sudah diuji dan memperoleh pengesahan dari pembimbing atau promotor
Daftar isi
| COVER DALAM | |
| KATA PENGANTAR | |
| SINOPSIS | |
| DAFTAR ISI | |
| BAB I | PENDAHULUAN |
| BAB II | MASALAH DAN VARIABEL PENELITIAN |
| BAB III | TINJAUAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN |
| BAB IV | POPULASI DAN SAMPEL PENELITIAN |
| BAB V | TEKNIK DAN INSTRUMEN PENGUMPULAN DATA |
| BAB VI | ANALISIS DATA |
| BAB VII | METODE PENELITIAN DESKRIPTIF |
| BAB VIII | METODE PENELITIAN EKSPERIMEN |
| BAB IX | PENELITIAN KAUSAL KOMPARATIF |
| BAB X | PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN (R & D) |
| BAB XI | PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) |
| BAB XII | PROPOSAL PENELITIAN |
| BAB XIII | LAPORAN PENELITIAN |
| DAFTAR PUSTAKA | |
| PENULIS |

