Rp. 75.000 ǀ
Penerbit CV BATANG ǀ
Pengarang
NOORHIDAYATI
HARDIANSYAH
MAHRUDIN
WULAN HANDAYANI ǀ
Editor
Dr. Dharmono, M.Si
Halimudair, S.Pd ǀ
Keterangan Buku
Jumlah Halaman 237 halaman
Ukuran Buku 15,5 cm X 23 cm
Harga Jual Rp. 75.000
No ISBN 978-623-98837-6-8
Sinopsis
Keanekaragaman tumbuhan dalam berbagai habitat baik daratan maupun perairan, dimana memiliki keberagaman jenis yang cukup banyak dengan karakteristik yang dimiliki masing-masing jenis. Hal ini terkait dengan adaptasi untuk bertahan pada habitatnya. Demikian juga dengan lingkungan perairan yang juga identik dengan lahan basah, terdapat kekayaan flora yang cukup beragam. Keberadaan lahan basah terutama sungai, juga merupakan salah satu habitat yang membuat tumbuhan yang hidup di lingkungan ini, harus mampu beradaptasi dengan perubahan kondisi lingkungan yang sewaktu-waktu mengalami perubahan, dan juga adanya arus yang mempengaruhi keberadaan dan penyebaran bagi tumbuhan tersebut, terutama tumbuhan air. Berbagai jenis tumbuhan air yang tumbuh dengan karakteristik yaitu, ada yang memiliki perakaran yang tertancap didasar sungai, ada yang tumbuh terapung dan juga setengah tenggelam, serta tumbuhan yang tumbuhnya mengikuti tingginya air, agar permukaan tumbuhan selalu menyesuaikan dengan permukaan air.
Sungai irigasi merupakan salah satu sungai yang berfungsi untu pengairan sebagai pendukung kehidupan manusia, serta mengairi lingkungan sekitarnya. Hal inilah yang sebenarnya dengan sungai irigasi yang ada di desa Tanipah kecamatan Mandastana kabupaten Barito Kuala. Keberadaan sungai ini difungsikan untuk pengairan persawahan yang berasal dari daerah rawa pada awalnya. Keberadaan sungai ini selain bermanfaat bagi manusia, juga dapat mendukung bagi kehidupan makhluk hidup di peraira, sehingga memiliki kekayaan flora dan fauna yang cukup beragam. Demikian halnya juga dengan adanya sungai ini, menyebabkan berbagai jenis tumbuhan air, yang menjadikan sungai ini menjadi ekosistem.
Berbagai jenis tumbuhan air yang terdapat di sungai irigasi desa Tanipah adalah sebagai berikut Eleocharis dulcis (purun tikus), Eleocharis retroflexa (Purun kecil), Fimbristylis umbellaris (Mendong), Cyperus haspan (Papayungan), Nymphaea gracilis (Tanding halus), Nymphaea capensis (Tanding putih), Nymphaea pubescens (Tanding merah), Eichornia crassipes (Ilung), Najas malesiana (Kumpai aur), Salvinia molesta (Kayuapu), Leersia hexandra (Banta). Kehidupan tumbuhan air ini tersebar di sungai irigasi sepanjang sekitar 1700 meter, dimana mengairi persawahan dan daerah rawa dan juga darah peairan lainnya.
Peranan dan manfaat tumbuhan air, terutama penyedia oksigen diperairan, sebagai penetralisir kondisi perairan trutama keasaman air, penyerap unsur logam berat di perairan, selain itu menjadi tumbuhan air dapat sebagai tempat penempatan telur atau pemijahan ikan, serta pendukung dalam produktiviats perairan terutama di sungai irigasi. Ancaman dan hambatan pada kehidupan tumbuhan air antara lain adanya transportasi air (klotok), pembuangan sampah di sungai, pembabatan sungai untuk jalur aliran air dan juga adanya pembuangan pestisida pada persawahan rawa.
Daftar isi
| COVER DALAM….……………………..………………… |
| PRAKATA ………………………………………...………. |
| KATA PENGANTAR ………………………….…………. |
| SINOPSIS ……………………………….………………... |
| DAFTAR ISI ……………………………….……………… |
| INSIKATOR PEMBELAJARAN ………………………… |
| BAB I. PENDAHULUAN |
| BAB II. TINJAUAN UMUM |
| BAB III. TUMBUHAN AIR |
| BAB IV. SUNGAI IRIGASI RAWA KECAMATAN MANDASTANA |
| BAB V. KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN AIR DI SUNGAI IRIGASI RAWA DESA TANIPAH KECAMATAN MANDASTANA |
| BAB VI. PERANAN, MANFAAT DAN PELESTARIAN |
| BAB VII. RANGKUMAN |
| SOAL LATIHAN |
| GLOSARIUM |
| DAFTAR PUSTAKA |
| PENULIS |

