Rp. 50.000 ǀ
Penerbit CV BATANG ǀ
Pengarang
Noor Rahmadani
Karunia Soliha Septiani
Remi Yulianti
Isnaini Siwi Handayani
Ahmad Haitomi
Muhammad Guntur Al-Ghani
Rahmi Murdiyanti
Wulandari Febrinatasia
Restu Budi Sulistiyo
Mariza Uthami
Farida Rahmi Miaranty Archi
Miaranty Archi
Natalia La’lang Parura
Finda Vericha Ngenda
Siti Fathya Annida
Rida Sita Dewi
Syifa Fauzia
Ninawati
Siti Munawarah
Anti Friskandani
Ariana Saputri
Muhammad Mirza Fahlevi
Akhmad Fazri Haekal ǀ
Editor
Mochamad Arief Soendjoto
Dharmono
Maulana Khalid Riefani ǀ
Desainer Sampul
Maulana Khalid Riefani ǀ
Keterangan Buku
Jumlah Halaman 161 halaman
Ukuran Buku 15,5 cm X 23 cm
Harga Jual Rp. 50.000
No ISBN 978-623-98837-8-2
Sinopsis
Buku ini berisi kumpulan artikel yang ditulis oleh akademisi dan para mahasiswa yang terkait pemanfaatan hewan dan tumbuhan oleh etnis atau kelompok masyarakat di Kalimantan Selatan. Bunga rampai ini mengarahkan fokus pada etnobiologi dan prakteknya di masyarakat.
Etnobiologi masyarakat Kalimantan Selatan merupakan warisan nenek moyang dan hasil kearifan lokal yang penting untuk dilestarikan. Warisan leluhur ini merupakan sumber ilmu pengetahuan dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jika dinilai berdasarkan keilmuan maka seluruh sumber data-data pemanfaatan hewan dan tumbuhan di masyarakat ini sangat beragam dan tersebar di seluruh pelosok Kalimantan Selatan. Setiap suku di Kalimantan Selatan memanfaatkan hewan dan tumbuhan sebagai bahan pendukung sandang, pangan, papan, inspirasi seni, adat dan budaya, bahan obat-obatan, dan lain-lain.
Pesan moral bahwa kehidupan kita sebagai manusia sangat bergantung pada tumbuhan dan hewan tergambarkan melalui buku ini. Inilah kekayaan ilmu etnobiologi dan anugerah yang berakar dari pengalaman masyarakat. Penggunaan potensi lokal di lingkungan sekitar masyarakat disesuaikan perkembangan budaya bangsa Indonesia. Buku “Tentang Etnobiologi di Kalimantan Selatan” diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan peran kita dalam pelestarian beraneka ragam tumbuhan dan hewan di Kalimantan Selatan.
Daftar isi
| Padi, Tumbuhan Sakral Orang Meratus Noor Rahmadani, Karunia Soliha Septiani | 1 |
| Manfaat Ramania bagi Urang Banjar Remi Yulianti, Isnaini Siwi Handayani | 24 |
| Kelakai, Tumbuhan Rawa yang Bernilai Ahmad Haitomi, Muhammad Guntur Al-Ghani | 36 |
| Bangkal, Rahasia Kecantikan Alami Gadis Banjar Rahmi Murdiyanti, Wulandari Febrinatasia | 51 |
| Etnozoologi Masa Lalu, Belajar dari Lukisan Dinding Gua di Situs Prasejarah Restu Budi Sulistiyo | 66 |
| Jeruju (Hydrolea spinosa) dan Pemanfaatannya oleh Masyarakat di Kalimantan Selatan Mariza Uthami, Farida Rahmi | 81 |
| Nanas (Ananas comosus), Buah untuk Kesehatan dan Dipercaya sebagai Pengusir Kuyang Miaranty Archi, Natalia La’lang Parura | 91 |
| Cempedak, Buah Serbaguna di Kalimantan Selatan Finda Vericha Ngenda, Siti Fathya Annida | 103 |
| Limpasu (Baccaurea lanceolata), Rahasia Anti Penuaan Khas Kalimantan Rida Sita Dewi, Syifa Fauzia | 114 |
| Manfaat Jarangau (Acorus calamus) bagi Urang Banjar Ninawati, Siti Munawarah | 125 |
| Sejuta Manfaat Kersen, Tumbuhan yang Tumbuh Spontan Anti Friskandani, Ariana Saputri | 135 |
| Sirih dan Manfaatnya di Kalangan Suku Banjar Muhammad Mirza Fahlevi, Akhmad Fazri Haekal | 150 |

